Langsung ke konten utama

Adam Tak Diusir dari Surga

Buku karangan Agus Mustofa (masih saya kontroversikan)

Adam memang tidak diusir dari surga. karena ia memang diciptakan di surga itu sendiri.

Hajime ni, saya mau bahas dulu hal-hal yang begitu melegenda tentang Adam’s story of life ( Adam monogatari アダム 物語).

1. Adam itu diciptakan dari kalimat ‘kun fayakun’ dalam bentuk seperti patung manusia dewasa yang dikasih roh. kok ya kayaknya nggak keren banget, Allah epot-repot turun ‘tangan’ dengan ‘main’ lempung kayak gitu. jadi seperti menghina Tuhan. Ya enggak lah, Allah itu lebih canggih dari yang bisa kita bayangkan. Lihat aja ciptaanNya. Sistem jagad raya yang begitu teratur. Betapa matahari, bumi, bulan bisa berputar dengan begitu tertata. dan betapa langit ditinggikan tanpa tiang. Mosok bikin manusia kayak Adam aja pake turun ‘tangan’ sendiri.
2. merasa kesepian setelah sekian lama tinggal di surga, akhirnya Ia diberi Istri oleh Allah, yang selama ini dikenal sebagai Hawa.
3. Adam dan Hawa tinggal di surga yang berada di antah berantah, yang dibayangkan berada nun jauh tak terjangkau diatas langit or something. atau seperti negri di balik awannya Doraemon.
4. Sekian lama di surga hidup damai bersama sang Istri tercinta, Adam termakan bujuk rayu iblis jahat untuk memakan sesuatu yang dikenal sebagai buah kuldi yang legendaris. yang mengakibatkan hilangnya pakaian mereka berdua secara ajaib.
5. Lalu Tuhan marah. Adam dan Hawa diusir dari surga yang diperkirakan menuju bumi. Saya membayangkan mereka dilempar melesat ke bumi seperti Clark kent yang dikirim kebumi oleh Jor-El dari planet kripton.
6. lalu menghasilkan keturunan yang banyak dan dicap sebagai penyebab manusia sekarang nggak tinggal disurga.

Dan ternyata, apa yang dikatakan oleh pak mustafa dalam bukunya, tidak seperti itu.
setelah membaca 2 buku nya, hasilnya seperti ini:

1. Ternyata adam itu dilahirkan. Artinya punya ayah dan ibu yang berupa makhluk al basyar (dalam kesimpulan saya al basyar itu manusia purba. kalo teori evolusi benar, berarti al basyar itu makhluk seperti great ape. berotak tapi tak berakal. Namun, Adam adalah al insaan, manusia cerdas pertama yang diciptakan oleh Allah. (Masih saya pertanyakan !!!)
2. Dan Adam itu dilahirkan di bumi. Bumi yang sekarang kita diami. Surga dimasa Adam berbeda dari surga setelah kiamat nanti. Surga jaman Adam, adalah taman yang indah. Diperkirakan berada somewhere di bumi ini. So, adam itu dari kecil sampai dewasa itu sudah berdiam di taman yang indah.
3. buah kuldi yang tenar itu, ternyata tidak pernah disebut kan oleh Alquran secara eksplisit. Allah cuma bilang pohon keabadian (syajaratul khuldi) . dan ternyata, memakan bagian dari pohon kuldi itu merupakan ‘penyebab’ Adam dan Hawa menjadi akil balig. artinya udah tahu apa itu yang namanya aurat. disebut sebagai “transformasi kesadaran” di dalam diri tentang makna aurat. Sebelum memakan pohon khuldi pemahaman mereka tentang aurat tidak sama dengan sesudah mereka memakannya. artinya, pohon khuldi itu merupakan simbol dari sebahagian proses pendewasaan Adam untuk menjadi khalifah di bumi. dan pelanggaran Adam dengan memakan bagian pohon khuldi, adalah momentum untuk menunjukkan kesempurnaan desaign kemanusiaannya. yaitu selain memiliki kecerdasan yang tinggi dan peradaban yang canggih, ia juga memiliki hati nurani. yakni, ketika melakukan kesalahan ia merasa berdosa, dan kemudian memohon ampun kepada Allah.
4. Adam itu turun ke bumi, bukan diusir dari surga. Kalimat ‘turun’ itu cuma mengindikasikan bahwa Adam dan hawa tidak lagi difasilitasi kebutuhan hidupnya oleh Allah. tapi mereka harus berusaha sendiri untuk hidupnya.
5. Artinya, kejadian itu memang sudah direncanakan Allah. clue, kalo memang hanya karena memakan pohon kuldi itu mereka membuat Allah marah dan menjadi penyebab utama di turunkannya adam dan hawa dari surga, apa nggak kontradiksi dengan rencana Allah menjadikan khalifah di muka bumi?

Buku Karya Ust. Agus Mustafa

Komentar

  1. Pelanggaran Adam terhadap larangan Allah merupakan kehendak bebas sebagai manusia yang dibekali akal untuk memilih dan bertanggung jawab. Diturunkannya Adam ke bumi sebagai manifestasi dari rasa bertanggung jawab tersebut.
    Jika menyimak ayat Qur'an terkait akan diciptakan manusia, dimana Allah memberitahukan kepada para Malaikat, maka kata Malaikat ; manusia hanya akan membuat kerusakan di muka bumi. Jawaban para Malaikat itu memberi indikasi jika sebelumnya Allah telah pernah menciptakan manusia sebelum Adam. Dan Qur'an juga tak ada menyebut Adam sebagai 'Awwal Al Insan'.

    Bila kita menengadah dan memandang ke atas, ke cakrawala tanpa batas dengan benda langit tak terhitung, betapa akan sia2 semua ciptaan Allah dibiarkan kosong tanpa penghuni. Milyaran galaksi serupa tata surya Bima Sakti (Milky Way), akankah cuma dijadikan hiasan semata ? Subhanallah, Allah Akbar !

    Manusia diberi predikat sebagai Khalifat Al Ardh, Khalifah di muka 'Bumi', bukan Khalifah untuk planet maupun galaksi lainnya. Bukan mustahil jika ada manusia jenis lain di galaksi diluar Bima Sakti. Allah Akbar ! Tak akan sia2 ciptaan Allah meski sekecil zarrah.

    Salam dari tenggara pulau kalimantan, silakan mampir jika punya waktu ke www.imisuryaputera.co.cc

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan Menanggapi ?